Rabu, 23 Januari 2013

Hoby mancing



HOBY MEMANCING


Memancing secara luas adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang bisa merupakan pekerjaan, hobi, olahraga luar ruang (outdoor) atau kegiatan di pinggir atau di tengah danau, laut, sungai dan perairan lainnya dengan target seekor ikan. Atau bisa juga sebagai kegiatan menangkap ikan atau hewan air tanpa alat atau dengan menggunakan sebuah alat oleh seorang atau beberapa pemancing.

 Memancing dalam arti menangkap ikan sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak zaman dahulu sekitar 10.000 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dari peninggalan-peninggalan arkeologi pada goa-goa tua di Eropa bahwa aktivitas penangkapan ikan sudah ada sejak dulu dengan ditemukannya tulang-belulang, mata kail dan gambar serta lukisan pada zaman batu di dalam goa-goa tersebut.

Teknik menangkap ikan mulai beragam pada masa Neolithic sekitar 4.000 - 8.000 tahun yang lalu yang kemudian berkembang menjadi teknik yang lebih modern dan masih dipakai hingga saat ini.
Dalam perkembangannya memancing bukan hanya sekedar hoby,tapi sekarang banyak yang melihat peluang bisnis dari memancing.Makanya sekarang mudah sekali menemukan kolam-kolam pemancingan dengan berbagai istilah cara memancing,ada yang istilahnya kilo gebrus,kilo angkat,system gapleh dll.

Memancing seperti main lotre,menang makin semangat kalau kalah bikin penasaran.Tidak heran kalau banyak orang yang memakai berbagai macan umpan untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak,mulai dari umpan alami seperti lukut,cacing dan kroto sampai umpan bikinan dengan berbagai macam bahan-bahan ada deho,ubi,jagung,keju,kacang mede,susu,bahkan sampai pake essence,dan untuk mancing di alam bebas,sekarang sudah banyak di jual umpan palsu/tiruan dari bahan plastic.

Orang yang memancing tidak kenal usia,dari anak-anak sampai kakek-kakek semua suka mancing,makanya kalau hari minggu banyak banget orang yang pergi mancing mulai dari kolam pemancingan sampai ke alam bebas seperti cirata,jati luhur dll.Untuk yang memancing ke Cirata atau Jati luhur mereka rela harus berangkat subuh-subuh dari tempat mereka,bahkan harus nginep di rakit demi menempati spot pemancingan yang mereka  anggap banyak ikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar